Jumat, 25 September 2015

Cara Mengakses Internet Melalui Telkomnet instan

Akses Internet Instan artinya pengguna Internet tidak perlu mendaftar ke ISP (Internet Service Provider) dan membayar biaya langganan (abonemen). Tarif Telkomnet Instan adalah Rp 165,00/menit sudah termasuk biaya akses Internet dan pulsa lokal. Berikut ini caramengakses internet melalui Telkomnet Instan pada windows Vista:
A. Pastikan modem telah terpasang dengan benar
dan kabel saluran telepon telah terhubung pada modem. Klik tombol start Menu kemudian klik menu Connect to.
B. Pada kotak dialog Connect to a Network yang muncul, pilih menu Set up a connection or network .

C. Pilih Set up a dial-up connection pada kotak dialog Set up a connection or network yang muncul,
D. Pada kotak dialog Set up a dial-up connection, masukan informasi sebagai berikut:
Dial-up phone number: 080989999
User name: telkomnet@instan
Password: telkom
Connection name: telkomnet instan
Selanjutnya tinggal klik tombol Connect.
E. Windows Vista akan langsung mencoba melakukan koneksi ke telkomnet instan. Jika berhasil akan muncul kotak dialog berikut,

F. Selanjutnya, untuk melakukan koneksi ke Telkomnet Instan, masuk ke Start Menu dan klik Connect to seperti pada langkah pertama. Pada kotak dialog pertama. Pada kotak dialog yang muncul, pilih koneksi ke Telkom Instan, kemudian klik Connect.

G. Klik Dial pada kotak dialog Connect telkomnet instan yang muncul,

H. Windows Vista akan mencoba melakukan koneksi. Jika berhasil akan muncul icon jaringan (LAN) pada tray yang menandakan koneksi berhasil,
I. Untuk memutuskan koneksi, masuk ke Start Menu, kemudian klik Connect To. Pilih telkomnet Instan pada jendela Connect to Network, kemudian Klik Tombol Disconnect.






Sumber: https://nindaihaula.wordpress.com/03-cara-mengakses-internet/

Cara Mengakses Internet Melalui Wi-fi


Hotspot yaitu tempat yang menawarkan akses Internet melalui Wi-Fi. Cara mengaksesnya bisa menggunakan laptop, PDA, ataupun ponsel tertentu yang memiliki fitur Wi-Fi. Hotspot bisa terdapat di restoran, bandara, hotel, mall, kampus, atau wilayah perkantoran tertentu.

Untuk mengakses Internet melalui Wi-Fi
  1. terlebih dahulu Anda aktifkan fitur Wi-Fi yang terdapat pada laptop, PDA, ataupun ponsel. 
  2. Selanjutnya, perangkat Wi-Fi akan mencari jaringan nirkabel yang bisa diakses. 
  3. Setelah jaringan ditemukan, Anda tinggal melakukan login supaya terhubung ke jaringan tersebut. 
  4. Setelah terhubung, kita bisa mengakses Internet melalui Web Browser.




Sumber: https://nindaihaula.wordpress.com/03-cara-mengakses-internet/





Macam-macam Perangkat Keras yang Dibutuhkan untuk Akses Internet

Perangkat Keras Utama

1. Komputer


Spesifikasi minimal untuk PC (Personal Computer) atau laptop agar bisa diguakan untuk mengakses internet adalah :
    - Processor Pentium III 500 Mhz
    - Ram 64 MB
    - VGA Card 4 MB
    - Sound Card dan Speaker
    - CD ROM
    - Harddisk 10 GB
    - Monitor CRT SVGA

2. Modem

Modem berasal dari singkatan MOdulator DEModulator. Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi kedalam sinyal pembawa (carrier) dan siap untuk dikirimkan, sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik. Modem merupakan penggabungan kedua-duanya, artinya modem adalah alat komunikasi dua arah. Setiap perangkat komunikasi jarak jauh dua-arah umumnya menggunakan bagian yang disebut "modem", seperti VSAT, Microwave Radio, dan lain sebagainya, namun umumnya istilah modem lebih dikenal sebagai Perangkat keras yang sering digunakan untuk komunikasi pada komputer.

Data dari komputer yang berbentuk sinyal digital diberikan kepada modem untuk diubah menjadi sinyal analog, ketika modem menerima data dari luar berupa sinyal analog, modem mengubahnya kembali ke sinyal digital supaya dapat diproses lebih lanjut oleh komputer. Sinyal analog tersebut dapat dikirimkan melalui beberapa media telekomunikasi seperti telepon dan radio.

Setibanya di modem tujuan, sinyal analog tersebut diubah menjadi sinyal digital kembali dan dikirimkan kepada komputer.

Jenis-jenis modem berdasarkan beberapa kategori :

A. Berdasarkan letak di CPU Komputer
     1. Modem eksternal


         Modem yang ditempatkan di luar perangkat utama CPU. Modem ini terpisah dari PC dan dihubungkan melalui kabel LAN dan kabel USB, tergantung tipe modemnya.
     2. Modem internal.


         Merupakan modem yang dipasang dalam komputer terutama pada slot ekspansi yang tersedia dalam mainboard komputer. Rata-rata kecepatan modem internal untuk melakukan download adalah 56 Kbps.

  B. Berdasarkan cara koneksi dengan ISP
     1. Modem wireline atau wired adalah
         Modem yang menggunakan media kabel untuk berkoneksi dengan ISP
     2. Modem wireless adalah
         Modem yang menggunakan media nirkabel (gelombang elektronik) untuk berkoneksi dengan ISP

  C. Berdasarkan ISP yang digunakan
     1. Modem ADSL (Asymmetric Digital Subscriber Line)
     2. Modem DSL (Digital Subscriber Line)
     3. Modem CDMA (Code division multiple access)
     4. Modem GSM (Global System for Mobile Communication)
     5. Modem Dial Up

3. Saluran Telepon
Saluran telpon juga merupakan perangkat keras yang penting dan diperlukan untuk menghubungkan komputer dengan internet. Penggunaan sauran telpon ini juga diikuti dengan penggunan modem dial up. Selain saluran telepon, untuk melakukan akses internet juga bisa dilakukan dengan menggunakan TV kabel. Untuk bisa mengakses internet menggunakan jaringan TV kabel maka modem yang dipakai adalah modem kabel.


Perangkat Keras Pendukung

Selain ketiga perangkat utama di atas (computer, modem, saluran telpon) terdapat juga beberapa perangkat keras pendukung akses internet. Antara lain: 

1. Hub / Switch


Hub adalah sebuah perangkat jaringan komputer yang berfungsi untuk menghubungkan peralatan-peralatan dengan ethernet 10BaseT atau serat optik sehingga menjadikannya dalam satu segmen jaringan.



Switch jaringan (atau switch untuk singkatnya) adalah sebuah alat jaringan yang melakukan bridging transparan (penghubung segementasi banyak jaringan dengan forwarding berdasarkan alamat MAC).
Switch jaringan dapat digunakan sebagai penghubung komputer atau router pada satu area yang terbatas, switch juga bekerja pada lapisan data link, cara kerja switch hampir sama seperti bridge, tetapi switch memiliki sejumlah port sehingga sering dinamakan multi-port bridge.

2. Repeater


Repeater adalah Repeater merupakan perangkat yang digunakan untuk menerima sinyal dan memancarkan kembali sinyal tersebut dengan kekuatan yang sama dengan sinyal asli, singkatnya repeater berfungsi untuk menguatkan sinyal agar sinyal dikirim sama dengan sinyal aslinya .

3. Bridge
Adalah sebuah komponen jaringan yang digunakan untuk memperluas jaringan atau membuat sebuah segmen jaringan. bridge juga dapat digunakan untuk menggabungkan dua buah media jaringan yang berbeda, seperti halnya antara media kabel Unshielded Twisted-Pair (UTP) dengan kabel serat optik atau dua buah arsitektur jaringan yang berbeda, seperti halnya antara Token Ring dan Ethernet.

4. Router
Router berfungsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Router berbeda dengan switch. Switch merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN). Sebagai ilustrasi perbedaan fungsi dari router dan switch merupakan suatu jalanan, dan router merupakan penghubung antar jalan. Masing-masing rumah berada pada jalan yang memiliki alamat dalam suatu urutan tertentu. Dengan cara yang sama, switch menghubungkan berbagai macam alat, dimana masing-masing alat memiliki alamat IP sendiri pada sebuah LAN.

Cara kerja router mirip dengan bridge jaringan, yakni mereka dapat meneruskan paket data jaringan dan dapat juga membagi jaringan menjadi beberapa segmen atau menyatukan segmen-segmen jaringan. Akan tetapi, router berjalan pada lapisan ketiga pada model OSI (lapisan jaringan), dan menggunakan skema pengalamatan yang digunakan pada lapisan itu, seperti halnya alamat IP. Sementara itu, bridge jaringan berjalan pada lapisan kedua pada model OSI (lapisan data-link), dan menggunakan skema pengalamatan yang digunakan pada lapisan itu, yakni MAC address.

Lalu, kapan penggunaan bridge jaringan dilakukan dan kapan penggunakan router dilakukan? Bridge, sebaiknya digunakan untuk menghubungkan segmen-segmen jaringan yang menjalankan protokol jaringan yang sama (sebagai contoh: segmen jaringan berbasis IP dengan segmen jaringan IP lainnya). Selain itu, bridge juga dapat digunakan ketika di dalam jaringan terdapat protokol-protokol yang tidak bisa melakukan routing, seperti halnya NetBEUI. Sementara itu, router sebaiknya digunakan untuk menghubungkan segmen-segmen jaringan yang menjalankan protokol jaringan yang berebeda (seperti halnya untuk menghubungkan segmen jaringan IP dengan segmen jaringan IPX.) Secara umum, router lebih cerdas dibandingkan dengan bridge jaringan dan dapat meningkatkan bandwidth jaringan, mengingat router tidak meneruskan paket broadcast ke jaringan yang dituju. Dan, penggunaan router yang paling sering dilakukan adalah ketika kita hendak menghubungkan jaringan kita ke internet.



Sumber: http://ardef.blogspot.co.id/2013/08/macam-macam-perangkat-keras-untuk-akses.html

Cara Mendaftarkan Diri ke ISP


  1. Klik ganda ikon my computer pada desktop.Setekah itu keluar jendela my computer.
  2. Klik ganda ikon control panel maka muncul jendela control panel.
  3. Klik ganda ikon network and dial up conection maka keluar jendela network and dial up cenection.
  4. Klik ganda ikon make new conection selanjutnya muncul jendela network conection wizard.
  5. Klik next maka muncul network conection tipe.
  6. Dari beberapa tipe pilihan pilihlah dial up to private network selanjutnya klik next maka keluar jendela phone number to dial
  7. Pada kotak phone number ketiklah nama dial(nomer telpon ISP anda)
  8. Setelah selesai klik next maka keluar conection availabiliti.
  9. Klik finish jika anda setuju nama dial yang dibuat.
  10. Setelah semua selesai diisi dengan benar,klik dial dan tunggu proses autentukasi hingga selesai maka muncul dialog conection complet.
  11. Selanjutnya akan nampak ikon baru pada jendela network and dial up conecettion dengan nama dial up conection.
  12. Klik kanan ikon dial up conectin tersebut lalu klik yes.





Sumber: http://pretty-prettyfoon.blogspot.co.id/2010/12/cara-mendaftarkan-diri-ke-isp.html

Biaya Internet

Sistem biaya akses internet yang ditawarkan oleh ISP bervariasi. Kita dapat memilih sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan. Ada 3 kategori sistem perhitungan biaya berlangganan akese internet melalui ISP, yaitu:
1. Volume based
Biasanya, volume based digunakan pada akses internet melaui operator telepon seluler berbasis GSM dengan teknologi GPRS dan telepon WCDMA dengan teknologi 3G. Perhitungan biaya dilakukan berdasarkan kelipatan kilobyte data yang dialirkan. Koneksi internet dengan perhitungan biaya berbasis volume sebaiknya digunakan untuk mengambil data yang hanya berbentuk teks.
2. Time based
Perhitungan biaya akses internet jenis ini bergantung pada waktu yang digunakan dalam mengakses internet. Umumnya, layanan ini digunakan pada line telepon rumahatau perkantoran. Perhitungan jenis time based lebih baik digunakan untuk mengambil gambar, lagu, dan film dalam ukurang besar dari internet.
3. Flat rate/unlimited
Perhitungan biaya jenis ini tidak bergantung pada jumlah data yang diambil atau waktu akses internet. Perhitungan berbasis rate mengenakan biaya yan tetap setiap bulan pada pengguna, tanpa dibatasi jumlah data yang diambil atau dikirim serta waktu yang digunakan. Layanan ini menggunakan saluran atau line telepon, TV kabel, dan GPRS. Pembiayaan dengan sistem flat rate umumnya digunakan untuk koneksi internet yang terus-menerus, seperti laboratorium komputer sekolah yang memiliki ketergantungan dengan teknologi internet.



Sumber: http://nibellsodin.blogspot.co.id/2012/10/21-internet-service-provider-isp.html

Kamis, 24 September 2015

Layanan ISP

Berdasarkan kebutuhan, informasi yang cepat, komunikasi, dan hiburan ISP berusaha memberikan layanan secara maksimal. Berikut ini beberapa layanan ISP.
1. Dial-up
Dial-up adalah layanan akses internet dengan menggunaakan modem dial up yang digunakan pada line telepon. Penggunaan akses dial up inidibagi menjadi empat, yaitu:
·   Personal dial up, penggunaan yang ditujukan untuk perorangan
yang membutuhkanakses internet seperlunya. Dalam beberapa ISP mengenakan biaya abonemen, seperti Indosat dan CBN.
·  Corporate dial up, ditujukan untuk keperluan perusahaan atau perkantoranyang penggunaan internetnya cukup tinggi.
·  Night Server Access, penggunaan yang ditujukan untuk akses internet pada tengah malam hingga pagi hari, tetapi tidak semua ISP memiliki layanan ini.
·   LAN dial up ISDN, penggunaan akses internet dengan kecepatan tinggi (broadband) melalui jaringan telepon digital.
2. Mobile AccessLayanan akses jenis ini melaui telepon seluluer. Kita dapat mengakses internet dimana sakja menggunakan layanan ini.  layanan ini mendukung untuk perangkat telepon 3G. Selain itu, akses internet dapat melaui notebook atau laptop yang dihubungkan dengan telepon seluler menggunakan kabel data, bluetooth, infrared, serta PDA (Personal Digital Assistant).

3. Hotspot
Layanan ini dapat diakses pada loksi tertentu, seperti mall, kafe. Dan bandara. Koneksi yang digunakan dengan menggunakan teknologi WiFi yang sudah terdapat pada laptop atau notebook. Cara mengaktifkan fungsi ini juga berbeda-beda.
4. Wireless
Layana akses internet tanpa kabel yang tidak dikenakan biaya telepon, tetapi hanya dikenakan biaya pemakaian internet saja.
5. Dedicated connection
Layanan akses internet selama 24 jam setiap hari dan dalam 7 hari. Layanan ini digunakan untuk akses melalui kabel serat optik, jaringan televisi kabel, wireless, satelit, dan telepon rumah. Untuk berlangganan, anda harus menghubungi ISP dan penyedia akses jaringan TV kabel atau satelit. Beberapa ISP juga merangkap sebagai penyedia jaringan.


Sumber: http://nibellsodin.blogspot.co.id/2012/10/21-internet-service-provider-isp.html

Kelebihan dan Kekurangan ISP

1. Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan ISP Nirkabel

Kelebihan Menggunakan
ISP Nirkabel
Kekurangan Menggunakan
ISP Nirkabel
a. PIN IP (Internet Protocol) bagi pelangan bersifat tetap atau tidak berubah
b. Jumlah bandwith yang dipesan pelanggan tidak berubah, misalnya kita mendirikan Warnet dengan model sambungan nirkabel, berdasarkan permintaan kita ISP menjadi langganan kita memberikan bandwith sejumlah 128Kbps (Kilo Byte per seconds), maka bandwith sebesar itu pula yang akan kita dapatkan dan kita bagikan kepada sejumlah komputer yang saat itu aktif digunakan orang di warnet kita.  
a. Kecepatan akses data dari ISP ke pelanggan sangat tergantung dengan topografi dimana pelanggan berada, misalnya kecepatan akses ISP ke pelanggan yang berada di tenpat datar berbeda dengan pelanggan yang berada diantara perbukitan atau gedung-gedung tinggi.
b. Oleh karena tempat yang tidak strategis itu kadang-kadang sambungan internet menjadi  terputus.
c. Biaya pemasangan tower menara penerima sinyal mahal. Karena harus dilengkapi dengan standar keamanan tertentu, seperti penangkal petir yang baik, rancang bangun yang kokoh, sering terjadi pemancar tersebut tersambar petir atau roboh diterjang angin ribut.  

2. Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan ISP Dial Up

Kelebihan Menggunakan
ISP Dial Up
Kekurangan Menggunakan
ISP Dial Up
a. Tidak perlu mendirikan tower menara        penerima sinyal, karena menggunakan line          telepon.
b. Jika kita menggunakan ISP Telkom yaitu          Speedy maka telpon kita bisa berfungsi              meskipun saat itu kita gunakan untuk akses        internet
a.  PIN IP ( Internet Protocol) besifat dinamis atau berubah-ubah hal ini disebabkan proses koneksi ke internet tergantung pelanggan, misalnya hari ini koneksi besok tidak lusa koneksi lagi begitu sebabnya.
b. Jika kita menggunakan ISP Telkom dengan produk Telkomnet Instan, maka telpon yang sudah kita smbungkan ke internet tidak bisa digunakan untuk menelepon atau menerima panggilan telepon.
c.  Kdang-kadang bandwith yang kita pesan naik turun atau tidak bisa utuh kita terima, barangkali disebabkan padatnya penggunaan line telepon.


Sumber : http://mediaoltik9.blogspot.co.id/2014/08/kelebihan-dan-kekurangan-menggunakan.html